Langkah-langkah Penelitian (bag. II)

Standard

7. Identifikasi Varibel dan Data Penelitian

variabel yaitu suatu informasi tertentu yang nilainya tidak tetap..

contoh : IPK,, berat badan,, kecepatan akses data,, kondisi badan,, dll.

data yaitu nilai tertentu dari suatu variabel..

contoh : IPK = 3.25,, berat badan = 65 kg,, kecepatan akses data = 56 bps,, kondisi badan = sehat,, dll..

Variabel Penelitian

  • segala sesuatu yang menjadi objek penelitian dan bersifat spesifik.
  • faktor-faktor yang berperan dalam peristiwa/gejala yang akan diteliti.

Kegunaan Variabel Penelitian

  • untuk mempersiapkan alat dan metode pengumpulan data
  • untuk mempersiapkan metode analisis/pengolahan data
  • untuk pengujian hipotesis

Dalam suatu penelitian,, variabel perlu diidentifikasi,, diklasifikasi,, dan didefinisikan secara operasional dengan jelas dan tegas agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengumpulan dan pengolahan data serta dalam pengujian hipotesis.

Identifikasi Variabel Penelitian

  • untuk mendata variabel-variabel yang ada dalam penelitian
  • untuk menetapkan variabel-variabel utama yang akan di bahas

    contoh :

    suatu penelitian untuk mempelajari faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen untuk membeli sepeda motor “Honda”.

    variabel penelitian yang berpengaruh ditetapkan,, misalnya :

    – selera konsumen

    – tingkat pendapatan konsumen

    – kualitas sepeda motor Honda

    – harga beli dan harga jual

Klasifikasi Variabel Penelitian

  • untuk menentukan jenis variabel
  • untuk menentukan alat dan metode pengumpulan data

Jenis Klasifikasi Variabel dan Data Penelitian

1. Menurut Skala Pengukurannya

Variabel

Data

Keterangan

Nominal

Jenis Kelamin

Pria,, Wanita

Tidak ada tingkatan/jenjang

Ordinal

Juara

I,, II,, III

Terdapat tingkatan/jenjang

Interval

Suhu Ruangan


 

Tidak mengenal nilai mutlak

Rasio

Berat Badan

56 kg

Mengenal nilai mutlak

2. Menurut Sifat Fisik

Variabel

Data

Keterangan

Kualitatif

Selera

Suka,, Tidak suka

Bukan Angka

Kuantitatif

Harga

Rp 1.750.000

Angka

3. Menurut Cara Pengukurannya

Variabel

Data

Keterangan

Diskrit

Jumlah anak

3 orang

Dari pencacahan

Kontinu

Luas Ruangan

Dari pengukuran

4. Menurut Cara Pengumpulan

Primer

Jumlah komputer yang rusak di Laboratorium (pendataan langsung di lab. Komputer)

Secara langsung

Sekunder

Jumlah penduduk Semarang tahun 1990 (dokumentasi data di kantor BPS)

Tidak langsung

5. Menurut Sumber Data

Intern

Mahasiswa mendata jumlah mahasiswa aktif di kampusnya

Di dalam lembaga

Ekstern

Mahasiswa mengumpulkan data tentang jumlah penduduk dari dokumen di BPS

Dari luar lembaga

Definisi Operasional Variabel Penelitian

  • untuk mendefinisikan secara jelas dan tegas arti dari variabel tersebut
  • untuk memberikan persepsi yang sama sehingga tidak terdapat arti yang berbeda

    contoh :

    >> Penghasilan karyawan adalah pendapatan yang diterima oleh karyawan dari komponen gaji tetap ditambah upah lain yang berlaku di perusahaan.

    >> Prestasi akademik mahasiswa adalah ukuran keberhasilan studi mahasiswa yang dinyatakan dengan Indeks Prestasi (IP) Mahasiswa.

     

8. Pemilihan Alat Pengumpulan Data

Dalam suatu penelitian,, alat pengumpulan data (instrumen penelitian) sangat menentukan kualitas data yang dapat dikumpulkan sekaligus akan menentukan kualitas penelitian itu sendiri.

Kriteria alat pengumpulan data yang baik

  • realibilitas atau keterandalan

    realibilitas alat pengumpulan (pengukuran) data menunjukkan keajegan hasil pengukuran (konsistensi) apabila digunakan untuk pengukuran pada waktu yang berbeda dan tidak tergantung siapa yang menggunakannya.

  • validitas atau kesahihan

    validitas alat pengumpulan (pengukuran) data menunjukkan kesesuaian atau kecocokan antara alat ukur dengan apa yang diukur.

    contoh :

    – thermometer untuk mengukur/mengamati suhu

    – ujian tertulis untuk mengukur prestasi belajar mahasiswa

    – test IQ untuk mengukur tingkat kecerdasan/kecakapan seseorang

    – timbangan elektronika untuk mengukur berat suatu barang/benda

Pertimbangan Pemilihan Alat Ukur

  • kesesuaian dengan variabel yang akan diamati
  • kualitas alat dari segi reliabilitas dan validitas
  • biaya pengadaan dan pemakaian
  • pengguna alat
  • tingkat kesukaran pemakaian

Alat ukur tidak harus berupa suatu peralatan secara fisik yang mempunyai skala pengukuran tetap (seperti timbangan,, stopwatch,, thermometer,, penggaris,, dll) tetapi dapat berupa suatu peralatan tertentu yang bersifat non fisik dengan skala pengukuran tertentu yang dapat ditetapkan atau dikembangkan secara khusus (misalnya test,, ujian,, wawancara,, kuisioner,, dll).

Konsep alat ukur lebih mengacu kepada bagaimana data dapat digali dari alat ukur yang digunakan tersebut.

9. Perancangan Pengolahan Data

Sebelum kegiatan pengumpulan data dilakukan,, perlu dipersiapkan dahulu bagaimana rancangan untuk pengolahan/analisis datanya.

Tujuan Perancangan Pengolahan Data

  • agar tidak terjadi perbedaan pengamatan terhadap variabel yang diteliti
  • agar memudahkan dalam pemilihan alat dan metode analisis
  • untuk menjaga konsistensi antara data yang akan dikumpulkan dengan alat atau metode analisis yang akan digunakan.

Faktor Pemilihan Rancangan Pengolahan Data

  • tujuan dan jenis penelitian
  • model / jenis data
  • taraf / tingkat kesimpulan

10. Metode Pengumpulan Data

Kualitas data tidak hanya ditentukan oleh reliabilitas dan validitas dari alat ukurnya saja,, tetapi juga ditentukan oleh bagaiman cara pengumpulannya.

Beberapa aspek dalam proses pengumpulan data

  • data apa yang dikumpulkan (what)
  • dengan apa data itu dikumpulkan (with)
  • darimana data akan dikumpulkan (where)
  • kapan data tersebut dikumpulkan (when)
  • bagaimana cara mengumpulkan (how)

Metode Pengumpulan Data

  • observasi (pengamatan langsung)
  • survei
  • interview (wawancara)
  • eksperimen (percobaan/pengukuran langsung)

Observasi

definisi

yaitu pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan oleh pengumpul data terhadap gejala/peristiwa yang diselidiki pada objek penelitian.

sifat observasi
: tidak ada interaksi antara objek yang diamati dengan pengamat / pengumpul data.

contoh :

>> observasi tentang jumlah kendaraan yang lewat di jalan tol Krapyak – Jatingaleh untuk menganalisis tingkat kepadatan lalu lintas jalan tol di Kota Semarang.

>> observasi tentang jumlah pengunjung swalayan Tujuh Sebelas untuk menganalisis minat konsumen dalam menentukan pilihan tempat berbelanja.

>> observasi pada pertandingan sepak bola untuk menentukan pemain dan kesebelasan terbaik dalam suatu turnamen Liga Sepak Bola Indonesia.

kelebihan

  • data yang diperoleh uptodate (terbaru) karena diperoleh dari keadaan yang terjadi pada saat itu (pada saat berlangsungnya peristiwa tersebut)
  • data lebih objektif dan jujur karena objek yang diteliti atau responden tidak dapat mempengaruhi pengumpul data (menutup kemungkinan manipulasi)

kelemahan

  • memerlukan banyak waktu
  • tidak dapat digunakan untuk pengumpulan data masa lalu dan masa mendatang
  • tidak dapat digunakan untuk pengumpulan data yang berkaitan dengan sikap dan motivasi serta perilaku responden.

persiapan observasi

  • isi pengamatan : data apa yang akan diamati??
  • objek pengamatan : apa / siapa yang akan diamati??
  • alat pengamatan : pengamatan langsung atau menggunakan alat bantu??
  • waktu pengamatan : kapan pengamatan akan dilakukan??
  • dokumentasi pengamatan : pencatatan langsung atau menggunakan alat bantu??

Survei

definisi

yaitu pengumpulan data melalui permintaan keterangan / jawaban kepada sumber data dengan menggunakan daftar pertanyaan / kuisioner / angket sebagai alatnya.

cara pemakaian kuisioner

  • tatap muka dengan sumber data / responden secara kelompok atau perorangan
  • melalui telepon
  • melalui pos (surat)

sifat survei : terdapat interaksi antara objek yang diamati dengan pengamat / pengumpul data

contoh :

  • survei mengenai merk sabun cuci yang paling diminati oleh ibu rumah tangga.
  • survei mengenai sistem pengelolaan persediaan barang di Apotek “Bumi Sejahtera” Banten.

Kelebihan

  • data yang diperoleh autentik,, objektif,, dan jujur karena berasal dari sumber data (responden) secara langsung.
  • dapat diterapkan untuk pengumpulan data dalam lingkup yang luas
  • dalam hal tertentu,, efisien dalam penggunaan waktu pengumpulan data

Kelemahan

  • ada informasi terselubung dari responden,, khususnya untuk informasi yang berkaitan dengan sifat,, motivasi,, atau perilaku responden.
  • responden terkadang tidak menjawab apa adanya,, tetapi apa yang sebaiknya.
  • responden terlalu dibatasi pada jawaban-jawaban tertentu.
  • responden sering tidak mengembalikan kuisioner
  • sering muncul jawaban-jawaban yang tidak diinginkan dan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan.

persiapan survei

  • perancangan kuisioner :

    – deskripsikan maksud dari kuisioner kepada responden

    – buat materi / daftar pertanyaan

    – buat kode jawaban

    – buat petunjuk menjawab pertanyaan

  • uji coba kuisioner

    – lakukan uji coba kuisioner dan analisis kekurangan/kelemahan kuisioner

  • perbaikan / penyempurnaan kuisioner

    – lakukan perbaikan dan penyempurnaan kuisioner dan hasil uji coba

  • pemilihan responden

    – tetapkan secara jelas kriteria dan siapa responden yang akan diberi kuisioner

  • pelaksanaan

    – lakukan pembagian kuisioner dan tetapkan teknis pelaksanaannya.

Pembuatan kuisioner yang baik

  • Ada petunjuk jelas mengenai maksud diberikannya kuisioner
  • Ada petunjuk jelas mengenai cara pengisian kuisioner
  • Menggunakan kalimat yang mudah dimengerti
  • Menghindari pertanyaan yang tidak jelas,, tidak perlu,, dan tidak relevan
  • Menghindari pertanyaan yang sugestif,, bernada menekan/mengancam,, dll.
  • Menggunakan urutan pertanyaan yang logis dan sistematis
  • Merahasiakan identitas responden agar responden objektif dalam menjawab

Interview / wawancara

definisi

yaitu pengumpulan data melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara pewawancara (pengumpul data) dengan responden (sumber data).

sifat wawancara : terdapat interaksi dan komunikasi antara pewawancara dengan responden.

Sebelum wawancara di mulai

  • Menerangkan maksud wawancara dikaitkan dengan tujuan penelitian
  • Menjelaskan mengapa responden dipilih untuk diwawancarai
  • Menjelaskan identitas dan asal usul pewawancara
  • Menjelaskan sifat wawancara : terbuka atau tertutup (rahasia)

Komponen dan Faktor yang mempengaruhi dalam suatu wawancara

Pewawancara karakteristik sosial,, kemampuan,, motivasi,, rasa aman
Responden karakteristik sosial,, kemampuan,, motivasi,, rasa aman
Materi wawancara kepekaan pertanyaan, kesukaran pertanyaan,, substansi
Situasi wawancara waktu,, tempat,, kehadiran orang lain,, sikap masyarakat

 

 

Eksperimen / Percobaan

definisi

yaitu pengumpulan data melalui pencatatan langsung dari percobaan / pengukuran.

 

sifat : terdapat penggunaan alat ukur atau metode eksperimen tertentu.

 

Tahapan eksperimen :

  • Identifikasi semua variabel yang relevan
  • Identifikasi variabel non eksperimen yang mungkin mengganggu eksperimen
  • Tentukan alat ukur atau instrumentasi yang dipakai
  • Tentukan rancangan atau metode eksperimen yang akan dilakukan
  • Tentukan kebutuhan – kebutuhan yang diperlukan untuk eksperimen
  • Lakukan eksperimen/pengukuran
  • Catat data hasil eksperimen/pengukuran

     

Untuk mendapatkan eksperimen yang baik,, perlu dilakukan eksperimen yang berulang-ulang..


 

 

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s