Motivasi

Standard

A. Definisi Motivasi

Motivasi adalah dorongan yang berasal dari dalam yang biasanya disertai oleh rangsangan dari luar yang menggerakkan seseorang untuk melakukan usaha dalam memenuhi kebutuhannya.

  • Menurut Edwin B. Flippo

Direction or motivation is essence, it is a skill in aligning employee and organization interest so that behavior result in achievement of employee want simultaneously with attainment or organizational objectives”.

Artinya :

Motivasi adalah suatu keahlian, dalam mengarahkan pegawai dan organisasi agar mau bekerja secara berhasil, sehingga keinginan para pegawai dan tujuan organisasi tercapai.

  • Menurut American Encyclopedia

Motivation : That predisposition (it self the subject of much controvency) within the individual wich arouses sustain and direct his behavior. Motivation involve such factor as biological and emotional needs that can only be inferred from observation behavior”.

Artinya :

Motivasi adalah kecenderungan (suatu sifat yang merupakan pokok pertentangan) dalam diri seseorang yang membangkitkan topangan dan mengarahkan tindak-tanduknya. Motivasi meliputi faktor kebutuhan biologis dan emosional yang hanya dapat diduga dari pengamatan tingkah laku manusia.

  • Menurut Merle J. Moskowits

Motivation is usually refined the initation and direction of behavior, and the study of motivation is in effect the study of course of behavior”.

Artinya :

Motivasi secara umum didefinisikan sebagai inisiasi dan pengarahan tingkah laku dan pelajaran motivasi sebenarnya merupakan pelajaran tingkah laku.

B. Teori Jenjang Motivasi

Menurut AH. Maslow jenjang atau tingkatan motivasi dibagi menjadi 5 (lima) tingkatan, yaitu :

  1. Kebutuhan phisik (biologis) antara lain : makan, minum, seks, perumahan, dan sebagainya.
  2. Kebutuhan keamanan meliputi : perlindungan, rasa aman, kepastian, masa depan, dan sebagainya.
  3. Kebutuhan sosial diantaranya kasih sayang, rasa saling memiliki, dan rasa diterima dalam kelompok.
  4. Kebutuhan pengakuan dan penghargaan mencakup harga diri, prestise (gengsi).
  5. Kebutuhan aktualisasi diri seperti pengakuan terhadap penampilan diri.

Seseorang yang berada dalam kelompok Top Management, akan berada pada tingkatan kebutuhan mengaktualisasikan diri dimana kebutuhan tersebut merupakan suatu kebutuhan untuk berkembang.

Seseorang yang berada dalam kelompok Midle Management, akan berada pada tingkatan kebutuhan dihargai dimana kebutuhan tersebut merupakan suatu kebutuhan untuk berkembang.

Sedangkan seseorang yang berada dalam kelompok Operator, akan berada pada tingkatan kebutuhan rasa aman dan kebutuhan fisiologis dimana kedua kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan dasar dari seorang operator.

C. Siklus Umum Motivasi

Usaha secara sosial (umum) yaitu kegiatan memperbaiki keadaan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Usaha secara bisnis (teknis) yaitu membuat produk untuk memenuhi pasar (konsumen) agar memperoleh keuntungan, baik itu keuntungan finansial, keuntungan sosial, maupun keuntungan lingkungan.

D. Model Aliran Sebab Tumbuhnya Kompetensi

Self-Concept merupakan pernyataan yang diekspresikan dalam bentuk apa, siapa, dan sikap serta perilaku seseorang.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s